Akhirnya Hujan Turun

Beberapa minggu yang lalu banyak orang terutama petani yang mngeluhkan karena hujan tidak turun-turun. Meskipun sudah diprediksikan bahwa hujan akan turun pada akhir november tenyata tidak tepat. Hujan malah turun pada akhir bulan desember tepatnya kemarin Hari senin dan selasa kota surabaya dilanda hujan lebat disertai dengan angin yang kencang. “Akhirnya hujan turun juga” itulah kata yang muncul pertama kali di mulutku. Tapi sekalinya hujan wuih… buse…t dasyat banget. Hal ini terjadi sore hari sekitar jam 04:00. Padahal jam segitu itu waktu yang namanya anak sekolah pulang ke rumah.

Waktu itu bel sekolah barau berbunyi dan tepat pada saat itu pula yang namanya hujan turun. Awalnya sih tak pikir habis gini juga redah (kayak biasanya). Tapi apa yang terjadi??? teryata prediksiku juga salah. Semakin sore hujan tidak semakin redah melainkan semakin deras dan disertai angin pula. Wah… waktu itu saya sudah menyesal, kenapa tadi pas hujannya belum lebat saya gak pulang aja?

Waaktu terus berlalau tetapi yang namanya hujan tak kunjung redah. Akhirnya setelah ngobrol sama temen, saya memutuskan untuk segera pulang ke rumah meskipun hujan belum redah. Saya berfikir seperti ini “kalau seandainya saya tidak pulang sekarang, yang saya hadapi tidak hanya hujan tetapi juga bajir”.

Alhasil sampai rumah bajuku basa kuyub dan badanku terasa sangat dingin buanget.

Kalau boleh memberi saran sebaiknya kalau hujan tuh kita harus cepet-cepet pulang ke rumah. Lebih baik menghadapi hujan dari pada menghadapi hujan dan banjir.

Iklan

5 Komentar »

  1. dodot Said:

    udah bebeberapa hari ini kota Padang belum turun hujan, dan pas sekali pagi ini sebelum sholat Ied hujan turun, kagak lebat sech, pengennya lebat.

    Eh kirim hujannya dong ke Padang

  2. gempur Said:

    hujan kok bingung, perisiapkan infrastruktur *halah* seperti jas hujan dan payung,jadi kalo kehujanan gak basah2 amat.. gitu aja kok repot.. hehehehehe

  3. annisa Said:

    yo Gie’ bner bgt,, mendingan ujan drpd banjir,..
    curhat dkit y,..
    kon ngerti g Gie’?? pas iku aq les LIA,ujian pula,.. jadi aq ma elisa nekat les wlpun ujan deres bgt,.. U now what happen next?? qt terjebak banjir,, untung aj motornya g mogok pdhl banjirny hmpir sepinggang,.. Huh busyet, …

  4. gii3 Said:

    dodot: Wah… kalau masalah kirim hujan saya bukan ahlinya. Mungkin kamu bisa pangil pawang hujan aja kali ya! 🙂

    gempur: Maksudya *halal*??? tapi kalau banjir yang disiapin apaan???

    annisa: Ya… syukur dech klo motor kamu gak mogok dan akhirnya bisa pulan ke rumah. Tapi besok-besok jangan lupa bawa perlengkapan antisipasi hujan yang seprti katanya mas gempur

  5. djagung Said:

    gie… yo lebih baik gak pulang sekalian daripada masuk angin n tambah parah????

    kan anak2 sekarang kalo suruh bawa jas hujan alasannya males lah. kalopun bawa paling2 gak akan dipake, gimana mau dipake kan anak sekarang lebih pentingin penampilan daripada kesehatan.

    jadi mereka lebih milih pulang kehujanan [biar kayak disinetron2 gitu], yah itung2 belajar akting n menjiwai suasana.hahaha


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: